Ini adalah perlombaan terbuka patung hidup di Yevpatoriya, Ukraina. Perlombaan Itu berlangsung setiap tahun pada bulan Mei antara tanggal 1 dan 7.. Setiap negara dapat berpartisipasi dalam perlombaan yang unik ini. Beberapa "patung" tampak seperti nyata, khususnya make up mereka yang dibuat sempurna, dan mirip patung sungguhan dilakukan untuk memberi kesan yang nyata dari manusia tersebut..
Tampilkan postingan dengan label manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manusia. Tampilkan semua postingan
Home » Posts filed under manusia
10 KUMIS TERSEKSI DI DUNIA
00.29
Anonim
Label:
manusia
Dia mencontohkan style kumis tipis “pencuci piring restoran ilegal”. Selain itu, jenis kumis ini biasa agan-agan liat pada anak laki-laki usia 13-an tahun.

Mario! Bagaimana kau mengatur kumismu seindah itu? Sementara kau menghabiskan waktumu buat melompat ke bawah pipa, jamur, dan mengalahkan monster? Beritahu agan-agan semua rahasiamu disini.

Gene, anda ingin diperhatikan? Anda tidak peduli apakah itu perhatian kagum atau kasihan? Tumbuhkanlah kumis agan seperti Gene Shalit dan boi semua bakal dikasihani jutaan orang.

Dali? Apa yang terjadi dengan kumis anda? Apakah anda ingin menyematkan bunga sampai akhir waktu nanti? Kumis ini lebih gila dari kumis Gene Shalit!


Nggak bisa numbuhin kumis? Di cat saja! Itulah yang Marx lakukan.

Pastinya, Wooly Willy cuma mainan. Tapi inspirasi dari si pembuatnya sangat membawa harapan buat orang Amerika supaya bisa menumbuhkan kumis mereka.


Anak-anak di Afrika seharusnya terinspirasi oleh Apollo Creed. Seharusnya mereka berkata “Mungkin dengan berkumis indah seperti Apollo Creed, aku akan terkenal dan menjadi orang penting”

TAK ADA KATA YANG BISA DIUNGKAPKAN UNTUK MENYATAKAN KEINDAHAN KUMIS Freddie Mercury

BIOGRAFI ABU NAWAS
00.23
Anonim
Label:
manusia
Bagi yang sering membaca kisah Seribu satu malam, pasti kalian sudah tak asing lagi dengan yang namanya Abu nawas, ya. Karena Abu Nawas memang salah satu tokoh yang sering sekali muncul dalam kisah seribu satu malam. Abu nawas sendiri adalah salah satu tokoh yang terkenal dalam dunia humor Sufi, ia banyak memberikan lawakan dan guyonan intelek tentang dunia agama, kemanusiaan dan pemerintahan (terutama pemerintah persia atau Iran di masa pemerintahan Sultan Harun Al-Rasyid).
Lalu siapakah Abu Nawas sebenarnya?. Nama asli Abu Nawas adalah Abu Ali al-Hasan bin Hani al-Hakami. Dia dilahirkan pada 145 H (747 M ) di kota Ahvaz di negeri Persia (Iran sekarang), dengan darah dari ayah Arab dan ibu Persia mengalir di tubuhnya. Ayahnya, Hani al-Hakam, merupakan anggota legiun militer Marwan II. Sementara ibunya bernama Jalban, wanita Persia yang bekerja sebagai pencuci kain wol. Sejak kecil ia sudah yatim. Sang ibu kemudian membawanya ke Bashrah, Irak. Di kota inilah Abu Nawas belajar berbagai ilmu pengetahuan.
Masa mudanya penuh perilaku kontroversial yang membuat Abu Nawas tampil sebagai tokoh yang unik dalam khazanah sastra Arab Islam. Meski begitu, sajak-sajaknya juga sarat dengan nilai sprirtual, di samping cita rasa kemanusiaan dan keadilan. Abu Nawas belajar sastra Arab kepada Abu Zaid al-Anshari dan Abu Ubaidah. Ia juga belajar Al-Quran kepada Ya’qub al-Hadrami. Sementara dalam Ilmu Hadis, ia belajar kepada Abu Walid bin Ziyad, Muktamir bin Sulaiman, Yahya bin Said al-Qattan, dan Azhar bin Sa’ad as-Samman.
Pertemuannya dengan penyair dari Kufah, Walibah bin Habab al-Asadi, telah memperhalus gaya bahasanya dan membawanya ke puncak kesusastraan Arab. Walibah sangat tertarik pada bakat Abu Nawas yang kemudian membawanya kembali ke Ahwaz, lalu ke Kufah. Di Kufah bakat Abu Nawas digembleng. Ahmar menyuruh Abu Nawas berdiam di pedalaman, hidup bersama orang-orang Arab Badui untuk memperdalam dan memperhalus bahasa Arab.
Kemudian ia pindah ke Baghdad. Di pusat peradaban Dinasti Abbasyiah inilah ia berkumpul dengan para penyair. Berkat kehebatannya menulis puisi, Abu Nawas dapat berkenalan dengan para bangsawan. Namun karena kedekatannya dengan para bangsawan inilah puisi-puisinya pada masa itu berubah, yakni cenderung memuja dan menjilat penguasa.
Dalam Al-Wasith fil Adabil ‘Arabi wa Tarikhihi, Abu Nawas digambarkan sebagai penyair multivisi, penuh canda, berlidah tajam, pengkhayal ulung, dan tokoh terkemuka sastrawan angkatan baru. Namun sayang, karya-karya ilmiahnya justru jarang dikenal di dunia intelektual. Ia hanya dipandang sebagai orang yang suka bertingkah lucu dan tidak lazim. Kepandaiannya menulis puisi menarik perhatian Khalifah Harun al-Rasyid. Melalui musikus istana, Ishaq al-Wawsuli, Abu Nawas dipanggil untuk menjadi penyair istana (sya’irul bilad).
Sikapnya yang jenaka menjadikan perjalanan hidupnya benar-benar penuh warna. Kegemarannya bermain kata-kata dengan selera humor yang tinggi seakan menjadi legenda tersendiri dalam khazanah peradaban dunia. Kedekatannya dengan kekuasaan juga pernah menjerumuskannya ke dalam penjara. Pasalnya, suatu ketika Abu Nawas membaca puisi Kafilah Bani Mudhar yang dianggap menyinggung Khalifah. Tentu saja Khalifah murka, lantas memenjarakannya. Setelah bebas, ia berpaling dari Khalifah dan mengabdi kepada Perdana Menteri Barmak. Ia meninggalkan Baghdad setelah keluarga Barmak jatuh pada tahun 803 M. Setelah itu ia pergi ke Mesir dan menggubah puisi untuk Gubernur Mesir, Khasib bin Abdul Hamid al-Ajami. Tetapi, ia kembali lagi ke Baghdad setelah Harun al-Rasyid meninggal dan digantikan oleh Al-Amin.
Sejak mendekam di penjara, syair-syair Abu Nawas berubah, menjadi religius. Jika sebelumnya ia sangat pongah dengan kehidupan duniawi yang penuh glamor dan hura-hura, kini ia lebih pasrah kepada kekuasaan Allah.
Memang, pencapaiannya dalam menulis puisi diilhami kegemarannya melakukan maksiat. Tetapi, justru di jalan gelap itulah, Abu Nawas menemukan nilai-nilai ketuhanan. Sajak-sajak tobatnya bisa ditafisrkan sebagai jalan panjang menuju Tuhan. Meski dekat dengan Sultan Harun al-Rasyid, Abu Nawas tak selamanya hidup dalam kegemerlapan duniawi. Ia pernah hidup dalam kegelapan – tetapi yang justru membawa keberkahan tersendiri.
Seorang sahabatnya, Abu Hifan bin Yusuf bin Dayah, memberi kesaksian, akhir hayat Abu Nawas sangat diwarnai dengan kegiatan ibadah. Beberapa sajaknya menguatkan hal itu. Salah satu bait puisinya yang sangat indah merupakan ungkapan rasa sesal yang amat dalam akan masa lalunya.
Mengenai tahun meningalnya, banyak versi yang saling berbeda. Ada yang menyebutkan tahun 190 H/806 M, ada pula yang 195H/810 M, atau 196 H/811 M. Sementara yang lain tahun 198 H/813 M dan tahun 199 H/814 M. Konon Abu Nawas meninggal karena dianiaya oleh seseorang yang disuruh oleh keluarga Nawbakhti – yang menaruh dendam kepadanya. Ia dimakamkan di Syunizi di jantung Kota Baghdad.
MANUSIA DENGAN JARI TERBANYAK DI DUNIA
23.24
Anonim
Label:
manusia
Manusia, pada umumnya, dilahirkan dengan 20 jari tangan dan kaki. Namun tidak dengan bocah India satu ini.

Setelah melakukan pengamatan, juru bicara Guinness World Records mengatakan bahwa bocah laki-laki ini memiliki tujuh jari pada setiap tangan dan 10 jari pada setiap kaki.
Sebelumnya, anak dari Uttar Pradesh di India Utara ini telah menjalani serangkaian operasi untuk mengamputasi digit berlebih. Akshat lahir tanpa jempol sehingga dokter bekerja merekonstruksi jari-jari yang berlebih.
"Saya sangat senang melihat bayi pertama saya. Namun kemudian, saya terkejut melihat jari-jarinya," ujar Amrita Sxaena, ibunda Akshat,
seperti dikutip Daily Mail.
Kondisi yang terjadi pada Akshat dikenal dengan sebutan polydactyly, sebuah kelainan genetik yang dapat diwariskan dan memberikan kelebihan pada jari-jari tangan dan kaki. Biasanya, kelebihan jumlah jari terjadi pada sisi jari kelingking pada tangan.
Walau terkejut, Saxena merasa sangat bahagia telah melahirkan Akshat. Apalagi, setelah temannya menyakinkan bahwa Akshat adalah anak yang spesial.
"Dia membaca di internet tentang bayi asal China yang memiliki 31 jari," ungkapnya.
Pada awalnya, Saxena tidak yakin bahwa anaknya memecahkan recor tersebut. "Namun kemudian, ia bersama suami dan adik saya melihat data di internet yang mengatakan bahwa rekor sebelumnya dipegang oleh bocah enam tahun asal China yang memiliki 15 jari tangan dan 16 jari kaki," ujarnya.
Anak tersebut pun menjalani operasi yang sama dengan Akshat. Saat ini, bocah enam tahun telah memiliki jumlah jari layaknya manusia normal setelah menjalani operasi selama 6,5 jam di Rumah Sakit Liaoning, Shenyang, Maret lalu.
Akshat Saxena, 1, lahir dengan 34 jari tangan dan kaki. Karena keunikannya, dia memecahkan rekor dunia Guinness World Records sebagai manusia dengan jari terbanyak.
Setelah melakukan pengamatan, juru bicara Guinness World Records mengatakan bahwa bocah laki-laki ini memiliki tujuh jari pada setiap tangan dan 10 jari pada setiap kaki.
Sebelumnya, anak dari Uttar Pradesh di India Utara ini telah menjalani serangkaian operasi untuk mengamputasi digit berlebih. Akshat lahir tanpa jempol sehingga dokter bekerja merekonstruksi jari-jari yang berlebih.
"Saya sangat senang melihat bayi pertama saya. Namun kemudian, saya terkejut melihat jari-jarinya," ujar Amrita Sxaena, ibunda Akshat,
seperti dikutip Daily Mail.
Kondisi yang terjadi pada Akshat dikenal dengan sebutan polydactyly, sebuah kelainan genetik yang dapat diwariskan dan memberikan kelebihan pada jari-jari tangan dan kaki. Biasanya, kelebihan jumlah jari terjadi pada sisi jari kelingking pada tangan.
Walau terkejut, Saxena merasa sangat bahagia telah melahirkan Akshat. Apalagi, setelah temannya menyakinkan bahwa Akshat adalah anak yang spesial.
"Dia membaca di internet tentang bayi asal China yang memiliki 31 jari," ungkapnya.
Pada awalnya, Saxena tidak yakin bahwa anaknya memecahkan recor tersebut. "Namun kemudian, ia bersama suami dan adik saya melihat data di internet yang mengatakan bahwa rekor sebelumnya dipegang oleh bocah enam tahun asal China yang memiliki 15 jari tangan dan 16 jari kaki," ujarnya.
Anak tersebut pun menjalani operasi yang sama dengan Akshat. Saat ini, bocah enam tahun telah memiliki jumlah jari layaknya manusia normal setelah menjalani operasi selama 6,5 jam di Rumah Sakit Liaoning, Shenyang, Maret lalu.
RAJA RAJA YANG MEMPUNYAI PRILAKU ANEH
18.35
Anonim
Label:
manusia
Tidak seperti masa lalu, sekarang kita memiliki kesempatan untuk memilih gubernur kita sendiri. Kita mengikuti kampanye saat mereka menunjukkan bagaimana bijaksananya mereka. Karena yang paling bijkasana yang akan jadi pilihan kita. Di pemerintahan monarki orang tidak bisa memilih, siapapun yang lahir dari keluarga kerajaan bisa menjadi raja berikutnya. Terkadang raja yang terpilih merupakan seorang yang pintar, namun terkadang juga seorang raja yang gila/aneh. Berikut daftar 10 raja-raja yang aneh:
1. Justin II

Justin II adalah keponakan dari Justinian I. Justin II terkenal karena takhta berodanya dan gigitannya yang menyakiti semua orang di istana. Pada hari-hari terakhir sebagai Kaisar, dia memerintahkan kelompok musik untuk bermain sepanjang waktu untuk menenangkan pikirannya.
2. Ibrahim I

Ibrahim I adalah Sultan di Kekaisaran Ottoman yang hanya berkuasa 8 tahun [1640-1648]. Tapi, berkuasa sebentar bukan berarti tak punya waktu untuk memupuk popularitas. Ibrahim I mampu membuat dirinya terkenal berkat obsesinya pada wanita gembrot. Ia kerap memerintahkan orang-orangnya untuk mencari wanita paling gemuk di dunia. Dan yang paling dicintainya adalah seorang wanita yang memiliki berat sekitar £330. Ia memanggil wanita itu dengan panggilan sayang “Sepotong Gula.” Saking cintanya, ia memberi wanita itu pension pemerintah dan menjulukinya Gubernur Jenderal Damaskus.
3. Nebukadnezar

Nebukadnezar, raja Babilonia [605 SM-582 SM] ini dikenal karena karya monumentalnya: Taman Gantung Babilonia. Tetapi, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa ia pernah di padang gurun selama beberapa tahun. Menurut legenda, setelah bertahun-tahun mengkonstruksi Taman Gantung Babilonia, ia merasa tersanjung oleh Tuhan sehingga ia menghabiskan 7 tahun tinggal di alam bebas. Ia membayangkan dirinya sebagai seekor kambing, makan rumput bersama sapi. Setelah akal warasnya pulih, ia pun kembali ke istana.
4. Ludwig II dari Bavaria

Ludwig II menguasai Bavaria mulai 1845 hingga 1886. Ia terkenal karena gayanya yang eksentrik dalam mengatur pemerintahan dan animonya pada seni. Ia dikabarkan menderita penyakit mental, tetapi itu tidak pernah terbukti. Namun, ia pernah berkata pada dirinya sendiri: “Aku ingin tetap menjadi teka-teki yang kekal bagi diriku sendiri dan orang lain.” Dan kematiannya pun menyisakan misteri, sementara obsesinya untuk membangun istana fantasi nan mahal tidak terwujud. Ironisnya, kastil-kastilnya saat ini menjadi objek wisata yang menguntungkan.
5. Caligula

2 tahun pertama dalam pemerintahannya, Caligula dikenal sebagai kaisar moderat. Tapi, ia kemudian gila. Ia kejam, menyukai penyimpangan seksual, boros, bermewah-mewah dan tiran. Bahkan, ia berani mengklaim dirinya sebagai Tuhan. Ia mulai tampil dengan pakaian seperti dewa dan memperkenalkan dirinya sebagai Jupiter dalam acara-acara publik atau ketika ia menandatangani dokumen. Akhirnya, ia menghapus dewa-dewa kepercayaan Romawi dan menetapkan dirinya sebagai tuhan yang hidup secara fisik.
6. Charlotte dari Belgia

Charlotte adalah permaisuri Kaisar Maximilian I [Meksiko]. Mereka tinggal bersama di Meksiko. Ketika Charlotte harus kembali ke Eropa untuk berbicara dengan Paus, kegilaannya mulai tampak. Pertama, dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada suaminya yang berada di medan perang, ia menggambarkan Napoleon III [Perancis] sebagai orang yang kerasukan setan. Lalu, selama kunjungan dari Vatikan, suatu pagi ia menghambur ke kediaman Paus dan berteriak bahwa stafnya mencoba meracuni dirinya. Setelah itu ia memasukkan jarinya ke dalam secangkir susu coklat dan menjilatnya. Dan tidak cuma itu. Ia menolak tawaran tidur di kamar Vatikan dan memilih tidur di perpustakaan. Keesokan harinya ia mengunjungi sebuah panti asuhan dengan sapu tangan di wajah, membakar tangannya, dan menunjukkan ayam-ayam di kamarnya yang terikat pada meja.
7. Joanna dari Kastilia

Joanna atau lebih dikenal sebagai Juana la Loca (Joanna yang Gila) adalah ratu yang menggantikan tahta almarhum suaminya, Philipe. Dia sangat mencintai suaminya. Saat suaminya meninggal, kesehatan mentalnya menurun. Dia selalu membuka peti mati suaminya. Merangkul dan menciuminya. Ketika ia harus pindah dari istana Burgos karena epidemi, dia membawa serta peti mati suaminya.
8. Robert III dari Skotlandia

Raja Robert III dari Skotlandia amat mengkhawatirkan masa depan kerajaannya karena karakter nenek moyangnya. Anaknya, David, bersemangat tinggi tapi manja. Robert memberi nama anaknya Robert Duke of Rothesay dan memberinya otoritas kerajaan, sambil berharap sikap sang anak akan berubah. Tapi tingkah sang anak justru kian menjadi. Ia meninggalkan tunangannya dan menjadikan Robert dari Fife sebagai musuh. Robert dari Fife kemudian berhasil membujuk Robert III untuk menangkap anaknya sendiri. David dipenjarakan di tempat pamannya, Falkland Palace. Di sana David meninggal. Robert III yang ditinggal David kemudian juga mengkhawatirkan masa depan anaknya yang lain, James. Ia akhirnya mengirimkan anak laki-laki berusia 11 tahun itu ke sebuah pulau berbatu untuk menunggu kapal yang akan membawanya ke Prancis. James selanjutnya menjadi sandera Inggris. Robert III depresi, menolak makanan dan meninggal beberapa hari kemudian.
9. Murad IV dari Turki

Murad IV terkenal karena kekejamannya. Konon, ia telah memenggal 25.000 kepala manusia selama masa pemerintahannya. Ia menerapkan larangan merokok, minum alkohol dan kopi di seluruh kekaisaran. Jika seseorang tertangkap melanggar aturan, ia akan kehilangan kepalanya. Musisinya juga dibunuh hanya karena memainkan lagu Persia. Selain suka membunuh, ia juga terkenal karena dirinya seorang homoseksual dan pembenci perempuan. Hingga akhir hidupnya ia tetap menunjukkan kebenciannya pada perempuan. Suatu hari, ketika ia bertemu dengan sekelompok gadis yang menyanyi di padang rumput, ia memerintahkan prajuritnya untuk menyeret mereka karena mereka dianggap mengganggu ketenangannya.
10. Alfonso VI dari Portugal

Dipercaya bahwa Alfonso VI cacat mental. Gaya berpakaiannya amat nyeleneh. Ia memakai 6 atau 7 mantel sekaligus, menumpukkan 3 atau 4 topi di kepalanya. Di samping itu, ia pemuja pesta liar dan menggunakan otoritas kerajaan untuk bercinta dengan para biarawati. Ia tidak ingin repot-repot pergi ke gereja, jadi ia meminta imam untuk melakukan misa di kamar tidurnya. Kemudian ia menikah, tetapi ia mengabaikan istrinya. Istri yang kemudian mencopotnya dari tahta kerajaan
1. Justin II

Justin II adalah keponakan dari Justinian I. Justin II terkenal karena takhta berodanya dan gigitannya yang menyakiti semua orang di istana. Pada hari-hari terakhir sebagai Kaisar, dia memerintahkan kelompok musik untuk bermain sepanjang waktu untuk menenangkan pikirannya.
2. Ibrahim I

Ibrahim I adalah Sultan di Kekaisaran Ottoman yang hanya berkuasa 8 tahun [1640-1648]. Tapi, berkuasa sebentar bukan berarti tak punya waktu untuk memupuk popularitas. Ibrahim I mampu membuat dirinya terkenal berkat obsesinya pada wanita gembrot. Ia kerap memerintahkan orang-orangnya untuk mencari wanita paling gemuk di dunia. Dan yang paling dicintainya adalah seorang wanita yang memiliki berat sekitar £330. Ia memanggil wanita itu dengan panggilan sayang “Sepotong Gula.” Saking cintanya, ia memberi wanita itu pension pemerintah dan menjulukinya Gubernur Jenderal Damaskus.
3. Nebukadnezar

Nebukadnezar, raja Babilonia [605 SM-582 SM] ini dikenal karena karya monumentalnya: Taman Gantung Babilonia. Tetapi, mungkin tidak banyak yang tahu bahwa ia pernah di padang gurun selama beberapa tahun. Menurut legenda, setelah bertahun-tahun mengkonstruksi Taman Gantung Babilonia, ia merasa tersanjung oleh Tuhan sehingga ia menghabiskan 7 tahun tinggal di alam bebas. Ia membayangkan dirinya sebagai seekor kambing, makan rumput bersama sapi. Setelah akal warasnya pulih, ia pun kembali ke istana.
4. Ludwig II dari Bavaria

Ludwig II menguasai Bavaria mulai 1845 hingga 1886. Ia terkenal karena gayanya yang eksentrik dalam mengatur pemerintahan dan animonya pada seni. Ia dikabarkan menderita penyakit mental, tetapi itu tidak pernah terbukti. Namun, ia pernah berkata pada dirinya sendiri: “Aku ingin tetap menjadi teka-teki yang kekal bagi diriku sendiri dan orang lain.” Dan kematiannya pun menyisakan misteri, sementara obsesinya untuk membangun istana fantasi nan mahal tidak terwujud. Ironisnya, kastil-kastilnya saat ini menjadi objek wisata yang menguntungkan.
5. Caligula

2 tahun pertama dalam pemerintahannya, Caligula dikenal sebagai kaisar moderat. Tapi, ia kemudian gila. Ia kejam, menyukai penyimpangan seksual, boros, bermewah-mewah dan tiran. Bahkan, ia berani mengklaim dirinya sebagai Tuhan. Ia mulai tampil dengan pakaian seperti dewa dan memperkenalkan dirinya sebagai Jupiter dalam acara-acara publik atau ketika ia menandatangani dokumen. Akhirnya, ia menghapus dewa-dewa kepercayaan Romawi dan menetapkan dirinya sebagai tuhan yang hidup secara fisik.
6. Charlotte dari Belgia

Charlotte adalah permaisuri Kaisar Maximilian I [Meksiko]. Mereka tinggal bersama di Meksiko. Ketika Charlotte harus kembali ke Eropa untuk berbicara dengan Paus, kegilaannya mulai tampak. Pertama, dalam sebuah surat yang dikirimkan kepada suaminya yang berada di medan perang, ia menggambarkan Napoleon III [Perancis] sebagai orang yang kerasukan setan. Lalu, selama kunjungan dari Vatikan, suatu pagi ia menghambur ke kediaman Paus dan berteriak bahwa stafnya mencoba meracuni dirinya. Setelah itu ia memasukkan jarinya ke dalam secangkir susu coklat dan menjilatnya. Dan tidak cuma itu. Ia menolak tawaran tidur di kamar Vatikan dan memilih tidur di perpustakaan. Keesokan harinya ia mengunjungi sebuah panti asuhan dengan sapu tangan di wajah, membakar tangannya, dan menunjukkan ayam-ayam di kamarnya yang terikat pada meja.
7. Joanna dari Kastilia

Joanna atau lebih dikenal sebagai Juana la Loca (Joanna yang Gila) adalah ratu yang menggantikan tahta almarhum suaminya, Philipe. Dia sangat mencintai suaminya. Saat suaminya meninggal, kesehatan mentalnya menurun. Dia selalu membuka peti mati suaminya. Merangkul dan menciuminya. Ketika ia harus pindah dari istana Burgos karena epidemi, dia membawa serta peti mati suaminya.
8. Robert III dari Skotlandia

Raja Robert III dari Skotlandia amat mengkhawatirkan masa depan kerajaannya karena karakter nenek moyangnya. Anaknya, David, bersemangat tinggi tapi manja. Robert memberi nama anaknya Robert Duke of Rothesay dan memberinya otoritas kerajaan, sambil berharap sikap sang anak akan berubah. Tapi tingkah sang anak justru kian menjadi. Ia meninggalkan tunangannya dan menjadikan Robert dari Fife sebagai musuh. Robert dari Fife kemudian berhasil membujuk Robert III untuk menangkap anaknya sendiri. David dipenjarakan di tempat pamannya, Falkland Palace. Di sana David meninggal. Robert III yang ditinggal David kemudian juga mengkhawatirkan masa depan anaknya yang lain, James. Ia akhirnya mengirimkan anak laki-laki berusia 11 tahun itu ke sebuah pulau berbatu untuk menunggu kapal yang akan membawanya ke Prancis. James selanjutnya menjadi sandera Inggris. Robert III depresi, menolak makanan dan meninggal beberapa hari kemudian.
9. Murad IV dari Turki

Murad IV terkenal karena kekejamannya. Konon, ia telah memenggal 25.000 kepala manusia selama masa pemerintahannya. Ia menerapkan larangan merokok, minum alkohol dan kopi di seluruh kekaisaran. Jika seseorang tertangkap melanggar aturan, ia akan kehilangan kepalanya. Musisinya juga dibunuh hanya karena memainkan lagu Persia. Selain suka membunuh, ia juga terkenal karena dirinya seorang homoseksual dan pembenci perempuan. Hingga akhir hidupnya ia tetap menunjukkan kebenciannya pada perempuan. Suatu hari, ketika ia bertemu dengan sekelompok gadis yang menyanyi di padang rumput, ia memerintahkan prajuritnya untuk menyeret mereka karena mereka dianggap mengganggu ketenangannya.
10. Alfonso VI dari Portugal

Dipercaya bahwa Alfonso VI cacat mental. Gaya berpakaiannya amat nyeleneh. Ia memakai 6 atau 7 mantel sekaligus, menumpukkan 3 atau 4 topi di kepalanya. Di samping itu, ia pemuja pesta liar dan menggunakan otoritas kerajaan untuk bercinta dengan para biarawati. Ia tidak ingin repot-repot pergi ke gereja, jadi ia meminta imam untuk melakukan misa di kamar tidurnya. Kemudian ia menikah, tetapi ia mengabaikan istrinya. Istri yang kemudian mencopotnya dari tahta kerajaan

































