Tampilkan postingan dengan label binatang buas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label binatang buas. Tampilkan semua postingan

Kura-Kura Paling Unik di Dunia

Kura-kura adalah salah satu spesies yang hidup di air, baik air tawar atau garam. Ada banyak orang memilih kura-kura sebagai hewan peliharaan mereka. Namun, ada juga yang tidak suka. Berikut 5 kura-kura Paling Unik di dunia:

Quote:


1. Black-Knobbed Map Turtle

kura


Black-knobbed Map Turtle adalah salah satu spesies kura-kura dari Amerika Serikat. Spesies ini menghabiskan sebagian besar hari berjemur di pohon-pohon tumbang dan dapat melompat dengan cepat ke dalam air ketika ia merasa terancam. Mereka mencari perlindungan di bagian bawah sungai dan di antara cabang-cabang pohon yang tumbang.


2. Common Snapping Turtle (Chelydra serpentina)


kura



Pada tahun 2006, Snapping Turtle dinyatakan sebagai reptil khas Kota New York. Ini merupakan jenis penyu air tawar yang bisa ditemukan kawanan terbesarnya bisa juga ditemukan di Kanada dan Meksiko. Secara luas dikenal sebagai kura-kura raksasa. Namun beberapa tahun terakhir ini kerap diburu untuk sup penyu. Kura-kura ini dapat hidup sampai usia 47 tahun di penangkaran, sedangkan usia individu liar diperkirakan bisa hidup hingga usia 30 tahun.


3. Investigates Turtle (Chelus Fimbriatus)


kura


Kura-kura ini menyerupai sepotong kulit kayu dengan kepala menyerupai daun jatuh.



4. Rote Island Snake-necked Turtle (Chelodina mccordi)


kura


Kura-kura Pulau Rote yang berleher ular adalah salah satu kura-kura yang paling diinginkan dalam perdagangan hewan peliharaan internasional. Ini adalah penyu yang terancam punah dari timor barat daya Pulau Rote, sebuah pulau yang terletak antara New Guinea dan Australia.


5. Pig-Nosed Turtle (Carettochelys Insculpta)


kura


Ini adalah salah satu penyu endemik air tawar sungai, laguna yang hidup di sungai-sungai Australia. Dari julukannya dapat diterjemahkan bahwa hidung kura-kura ini menyerupai hidung babi.
Readmore → Kura-Kura Paling Unik di Dunia

5 Laba-Laba Paling Berbahaya di Bumi

Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting.

Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia. Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang pernah dikenal.

5. The Red Back

Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung.

Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.

4. The Funnel-Web
Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka.

Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat menyebabkan produksi air liur berlebihan, berkeringat, kejang, dan keluar air mata.

3. The Brazilian Wandering
Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.

2. The Brown Recluse
Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.

1. The black Widow
Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya.

Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.
Readmore → 5 Laba-Laba Paling Berbahaya di Bumi

Kura-Kura Paling Unik di Dunia

Kura-kura adalah salah satu spesies yang hidup di air, baik air tawar atau garam. Ada banyak orang memilih kura-kura sebagai hewan peliharaan mereka. Namun, ada juga yang tidak suka. Berikut 5 kura-kura Paling Unik di dunia:

Quote:


1. Black-Knobbed Map Turtle

kura


Black-knobbed Map Turtle adalah salah satu spesies kura-kura dari Amerika Serikat. Spesies ini menghabiskan sebagian besar hari berjemur di pohon-pohon tumbang dan dapat melompat dengan cepat ke dalam air ketika ia merasa terancam. Mereka mencari perlindungan di bagian bawah sungai dan di antara cabang-cabang pohon yang tumbang.


2. Common Snapping Turtle (Chelydra serpentina)


kura



Pada tahun 2006, Snapping Turtle dinyatakan sebagai reptil khas Kota New York. Ini merupakan jenis penyu air tawar yang bisa ditemukan kawanan terbesarnya bisa juga ditemukan di Kanada dan Meksiko. Secara luas dikenal sebagai kura-kura raksasa. Namun beberapa tahun terakhir ini kerap diburu untuk sup penyu. Kura-kura ini dapat hidup sampai usia 47 tahun di penangkaran, sedangkan usia individu liar diperkirakan bisa hidup hingga usia 30 tahun.


3. Investigates Turtle (Chelus Fimbriatus)


kura


Kura-kura ini menyerupai sepotong kulit kayu dengan kepala menyerupai daun jatuh.



4. Rote Island Snake-necked Turtle (Chelodina mccordi)


kura


Kura-kura Pulau Rote yang berleher ular adalah salah satu kura-kura yang paling diinginkan dalam perdagangan hewan peliharaan internasional. Ini adalah penyu yang terancam punah dari timor barat daya Pulau Rote, sebuah pulau yang terletak antara New Guinea dan Australia.


5. Pig-Nosed Turtle (Carettochelys Insculpta)


kura


Ini adalah salah satu penyu endemik air tawar sungai, laguna yang hidup di sungai-sungai Australia. Dari julukannya dapat diterjemahkan bahwa hidung kura-kura ini menyerupai hidung babi.
Readmore → Kura-Kura Paling Unik di Dunia

5 Laba-Laba Paling Berbahaya di Bumi

Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting.

Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia. Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang pernah dikenal.

5. The Red Back

Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung.

Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.

4. The Funnel-Web
Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka.

Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat menyebabkan produksi air liur berlebihan, berkeringat, kejang, dan keluar air mata.

3. The Brazilian Wandering
Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.

2. The Brown Recluse
Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.

1. The black Widow
Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya.

Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.
Readmore → 5 Laba-Laba Paling Berbahaya di Bumi